SITUSENI: Buku
Tampilkan postingan dengan label Buku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Buku. Tampilkan semua postingan

Senin, 05 Agustus 2019

MENGHIDUPKAN RUH DEWI SARTIKA DALAM JIWA PARA GURU



MENGHIDUPKAN RUH DEWI SARTIKA
DALAM JIWA PARA GURU



Seri Esai

22 GURU
Di Jawa Barat

Halaman   : 168
Cetakan     : II/2 – 2018
ISBN          : 978-602-5434-24-2

Rp 60.000

Deskripsi

Sejak 2015, ketika antusias para guru untuk mempelajari dunia tulis-menulis makin meningkat, maka saat inilah momentum paling tepat, untuk menjadikan para guru sebagai pelopor gerakan literasi. Perlu dicatat dan diberi garis bawah tebal, negara modern manapun, mulai membangun dan menata dirinya, sehingga berhasil menjadi negara modern, pintu gerbangnya senantiasa melalui gerakan literasi.
Buku yang kini berada dalam genggaman pembaca, adalah salah satu hasil dari upaya kecil kami, para guru yang tengah berlatih menjadi pembelajar, menjadi pegiat literasi, agar menjadi insan-insan yang kreatif, dan menjadi agen perubahan bangsa. Buku ini, mengambil tema Dewi Sartika, karena beliau adalah Pahlawan Pendidikan Nasional, yang berjuang dengan lebih nyata dan super-idealis. Kami berharap, upaya kecil ini akan berdampak besar bagi kemajuan bangsa.  

 
MENGHIDUPKAN RUH DEWI SARTIKA
DALAM JIWA PARA GURU

Seri Prosa

10 GURU
Di Jawa Barat

Halaman   : 172
Cetakan     : II/2 – 2018
ISBN          : 978-602-5434-21-1

Rp 65.000

Deskripsi

Sejak 2015, ketika antusias para guru untuk mempelajari dunia tulis-menulis makin meningkat, maka saat inilah momentum paling tepat, untuk menjadikan para guru sebagai pelopor gerakan literasi. Perlu dicatat dan diberi garis bawah tebal, negara modern manapun, mulai membangun dan menata dirinya, sehingga berhasil menjadi negara modern, pintu gerbangnya senantiasa melalui gerakan literasi.
Buku yang kini berada dalam genggaman pembaca, adalah salah satu hasil dari upaya kecil kami, para guru yang tengah berlatih menjadi pembelajar, menjadi pegiat literasi, agar menjadi insan-insan yang kreatif, dan menjadi agen perubahan bangsa. Buku ini, mengambil tema Dewi Sartika, karena beliau adalah Pahlawan Pendidikan Nasional, yang berjuang dengan lebih nyata dan super-idealis. Kami berharap, upaya kecil ini akan berdampak besar bagi kemajuan bangsa.  

 
MENGHIDUPKAN RUH DEWI SARTIKA
DALAM JIWA PARA GURU

Seri Puisi

47 GURU
Di Jawa Barat

Halaman   : 244
Cetakan     : II/2 – 2018
ISBN          : 978-602-5434-25-9

Rp 75.000

Deskripsi

Sejak 2015, ketika antusias para guru untuk mempelajari dunia tulis-menulis makin meningkat, maka saat inilah momentum paling tepat, untuk menjadikan para guru sebagai pelopor gerakan literasi. Perlu dicatat dan diberi garis bawah tebal, negara modern manapun, mulai membangun dan menata dirinya, sehingga berhasil menjadi negara modern, pintu gerbangnya senantiasa melalui gerakan literasi.
Buku yang kini berada dalam genggaman pembaca, adalah salah satu hasil dari upaya kecil kami, para guru yang tengah berlatih menjadi pembelajar, menjadi pegiat literasi, agar menjadi insan-insan yang kreatif, dan menjadi agen perubahan bangsa. Buku ini, mengambil tema Dewi Sartika, karena beliau adalah Pahlawan Pendidikan Nasional, yang berjuang dengan lebih nyata dan super-idealis. Kami berharap, upaya kecil ini akan berdampak besar bagi kemajuan bangsa.  

Minggu, 04 Agustus 2019

MENGHIDUPKAN RUH PUISI

Seluk-Beluk dan Petunjuk Menulis Puisi

Buku teori menulis puisi ini diterbitkan perdana pada Februari 2019, dan pada Maret 2019, dicetak ulang untuk kedua kalinya. Buku setebal 180 ini ditulis oleh Doddi Ahmad Fauji, berdasarkan pengalamannya sebagai penyair yang mulai menulis puisi pada 1990. Ia tercatat sebagai salah satu sastrawan angkatan 2000, versi kritikus sastra Korrie Layun Rampan, yang ditandai dengan penerbitan buku Angkatan 2000 dalam Karya Sastra, dengan membuat 75 penulis karya sastra.

Untuk menyimak dalam bentuk tayangan, silakan klik link ini >> : https://youtu.be/1qtCDZj5ZIM

Cetakan Pertama
Cetakan Kedua

Penyiar Radio Sonata, Ocha Aulia Safitri dan penyair Nani Sulyani, membaca buku MRP.
Ana Parlina, guru dari Wado, Sumedang

Apri Medianingsih, guru dari Way Kanan, Lampung


Ayu K. Ardi, Guru dari Sumatra Barat
Cucu Sukmana, Pendidikan Jabar Juara

Cecep Gaos, guru dari Karawang