Seperti Apa Konsep Musikalisasi Puisi yang Tepat? - SITUSENI

Rabu, 25 Agustus 2021

Seperti Apa Konsep Musikalisasi Puisi yang Tepat?

Konsep dan contoh-contoh musikalisasi puisi

Ingat ini. 

1. Musikalisasi puisi, bukan membaca puisi diringi musik, misalnya petikan gitar atau piano, atau lantunan lagu.

2. Musikalisasi puisi juga bukanlah menciptakan lagu dengan liriknya mengambil dari puisi. Musikalisasi puisi lebih luas dari keduanya, atau bisa jadi gabungan dari keduanya.


Ada yang bertanya ke saya seperti ini: Mau tanya konsep musikalisasi puisi, 

Pernah lihat di acara Parasamya tahun lalu, ada share musikalisasi puisi di grup

Saya jawab:

Banyak pandangan mengenai musikalisasi puisi

1. Sebenarnya dalam puisi sudah mengandung unsur musik, berupa rima (nada), ritma (irama), dan metrum. Maka musikalisasi, bisa saja baca puisi biasa, tapi dengan menggunakan konsep bermusik (lagu accapela).

2. Sebuah musik berupa lagu, yang diangkat dari puisi, baik liriknya, imajinasi dan suasana.

3. Baca puisi didiringi musik yang sesuai dengan nada dalam puisi

 Kumaha abdi da Persib ge nu abdi (konsep paling tidak berkonsep)

Kujawab: Artinya kita bisa membuat konsep dengan ide kreatif?

Betul, tapi No 1 dan 2 yg paling mendekati. Ini contohnya.

Banyak yang berpikir, musikalisasi itu baca puisi diiringi musik, benarkah?

Jawabannya bisa benar tapi bisa tidak, tergantung pada ketepatan antara ISI puisi, dengan keselarasan suasana dalam puisi.

Jika puisi ke mana, musik ke mana, maka itu tak nyambung, maka itu bisa dikatakan sebagai musikalisasi puisi yang gagal.

1. Di Mesjid, puisi Chairil Anwar, oleh Adew Habtsa

https://www.youtube.com/watch?v=RrkV78dNEaM

2. Pembacaan puisi biasa, tidak dinyanyikan, tapi unsur musikal dalam puisi selaras dengan ilustrasi musiknya, bisa mendekati. Ini bisa dikatakan pembacaan puisi yang mendekati konsep musikalisasi puisi:

https://www.youtube.com/watch?v=-fqE4lWJiL0

3. Penyair yang Terluka, puisi Hary Udo (Dosen Seni Musik UPI Bandung), dinyanyikan Tjepi Budiman

https://www.youtube.com/watch?v=Rk-WlgZHqjI

4. Kerinduan Sejati, puisi Riantiarno (Teater Koma), dinyanyikan oleh Bilqistival Asla, Naifah, Atik

https://www.youtube.com/watch?v=UwiPytMvCXc

Comments


EmoticonEmoticon